Monday, April 6, 2015

MS Word vs Mesin Tik Manual

transferiority87 - Microsoft Word merupakan software alias perangkat lunak komputer yang paling umum digunakan untuk menulis. Jadi tidaklah heran jika berbagai kalangan memanfaatkan program ini untuk mengerjakan berbagai hal. Para pelajar menggunakannya untuk menggarap tugas. Para guru menggunakannya untuk membuat soal atau rencana pembelajaran. Dan banyak lagi kalangan yang menggunakan MS Word untuk mengerjakan berbagai dokumen. Bagi penerjemah, keberadaan program ini sangatlah membantu, terutama bagi yang pernah merasakan betapa repotnya mengerjakan menggunakan mesin tik manual karena masalah-masalah yang dihadapi saat menggunakan mesin tik manual tidaklah sedikit.
Salah satu contohnya adalah saat kita salah dalam mengetikkan kata atau kalimat, maka kita harus menggunakan pita putih untuk menutupi bagian yang salah dan kemudian menggantinya dengan huruf-huruf yang benar. Belum lagi kalau kesalahan yang terjadi tersebut berada jauh di tengah-tengah halaman. Selain harus menutupi kesalahan tersebut, kita juga harus bisa mengira-ngira jumlah huruf dan spasi yang diperlukan agar penambalan kesalahan tersebut bisa pas dan tepat. Berbeda dengan MS Word pada komputer, jika ada kesalahan pada kata-kata atau kita ingin merevisi dokumen yang telah dibuat, kita tinggal menggantinya dengan mudah. Kita juga tidak perlu memikirkan jumlah spasi dan huruf yang diperlukan untuk melakukan penggantian tersebut karena secara otomatis program ini mengatur hal tersebut.
Pita mesin tik
Masalah lain yang muncul saat menggunakan mesin tik tradisional di antaranya adalah habisnya karbon pada pita. Mesin tik menggunakan sebuah pita karbon khusus yang berfungsi untuk mencetak kata-kata di atas kertas. Dan pita karbon tersebut bisa habis setelah dipakai beberapa kali. Jadi akan sangat merepotkan kalau tiba-tiba pita karbon pada mesin tik habis di saat kita harus menyelesaikan pekerjaan dan cadangan pita karbon tidak ada. Kejadian seperti itu tidak mungkin terjadi apabila kita menggunakan MS Word pada komputer. Kelemahan lain dari mesin tik manual dibandingkan MS Word adalah tidak adanya pemeriksa ejaan otomatis. Dengan kata lain, kita harus benar-benar menggunakan kemampuan manusia kita untuk mengecek pekerjaan yang telah dibuat.
Di antara masalah yang biasa terjadi saat menggunakan mesin tik manual, tidak sedikit pula kelebihan yang ditawarkan mesin tik ini dibandingkan MS Word pada komputer. Keunggulan pertama dari mesin tik manual adalah tidak diperlukannya listrik untuk mengoperasikannya. Bandingkan saja dengan program MS Word yang mengharuskan komputer dihubungkan dengan sumber listrik agar bisa bekerja. Jadi bayangkan saja kalau tidak ada listrik, berhenti pulalah pekerjaan kita. Hal lain yang mungkin menguntungkan adalah tingkat keringkasan yang tinggi karena yang kita ketik langsung nyata hasilnya. Hal ini berbeda dengan MS Word yang mengharuskan kita untuk menggunakan tambahan alat lain, yaitu printer, untuk mencetak hasil ketikan yang telah dibuat menjadi sebuah dokumen nyata. Belum lagi jika terjadi  masalah dengan printer yang akan digunakan, sudah bisa dipastikan bahwa pekerjaan kita akan terhambat.
Satu kelebihan lain yang unik dari mesin tik manual adalah kepuasan yang didapatkan penggunanya saat menekan atau memencet tombol-tombol papan ketik peranti tersebut. Orang-orang yang kebanyakan sudah terbiasa menggunakan mesin tik sering kali sulit beralih ke perangkat yang modern disebabkan oleh alasan yang unik tersebut. Mereka merasa tombol-tombol pada keyboard komputer tidak memberikan rasa kepuasan yang sama seperti yang diberikan oleh tombol-tombol pada keyboard mesin tik manual. Jikalau memang harus beralih ke penggunaan program komputer, keyboard yang digunakan biasanya harus kuat dan keras agar bisa menyamai sensasi keyboard mesin tik manual.



0 comments:

Post a Comment